Jualan Online Pasti Laku, Benarkah Itu?

Kesadaran betapa pentingnya bisnis yang go-digital sekarang ini semakin tinggi. Terutama di masa pandemi di mana banyak terjadi pembatasan sosial. Karena itu semakin banyak bisnis termasuk bisnis kecil dan rumahan yang menjual produknya secara online khususnya melalui media sosial.

Banyak orang menganggap jualan online sangat mudah dan pasti cepat laku. Hal itu tidak salah namun pada kenyataannya juga tidak selalu demikian. Jualan online sebenarnya tidak sesederhana memposting foto produk ke media sosial. Tidak ada jaminan cara seperti itu akan menarik perhatian calon konsumen. Belum lagi persaingan bisnis di media sosial juga sangat tinggi.

Coba saja ketika produk yang ingin kita cari di pencarian instagram contohnya. Hasilnya pasti sangat banyak akun jualan yang bermunculan. Pertanyaannya, bagaimana dengan akun kita? Apakah muncul di deretan pertama atau justru tidak ada. Padahal jika akun kita bisa muncul di deretan pertama maka peluang dilihat calon konsumen akan semakin tinggi.

Data menunjukkan hal yang sama. Dikutip dari situs bisnis.tempo.co, menunjukkan bahwa pada November 2017 saja jumlah pengguna akun Instagram untuk berbisnis mencapai 25 juta akun. Dari jumlah tersebut didominasi oleh UMKM. Tidak menutup kemungkinan jumlah ini akan semakin meningkat pada tahun sekarang.

Berdasarkan data internal Instagram yang dikutip dari situ Katadata.co, menyebutkan bahwa Indonesia menjadi salah satu dari lima negara dengan jumlah akun bisnis terbanyak di dunia. Itu artinya persaingan antar pelaku bisnis juga semakin tinggi.

Saya sendiri pernah punya pengalaman dalam berbisnis online. Saya termasuk yang mengira bahwa jualan online itu mudah dan cepat laku. Saya bersama teman kemudian membuat akun jualan instagram karena kami anggap sesuai dengan target konsumen.

Kami rajin memposting produk. Desain postingan pun kami buat sebagus mungkin agar menarik. Tapi tetap saja hasilnya tidak menggembirakan. Omset penjualan kami masih sangat kecil walaupun aktif di media sosial.

Hal yang sama juga saya alami ketika saya berbisnis sendiri. Saya sangat rajin posting foto produk. Satu hari bahkan bisa sampai 3 postingan gambar. Akunnya pun juga saya promosikan di akun pribadi saya. Banyak cara sudah saya lakukan. Bagaimana hasilnya? Penjualan sangat minim bahkan hampir tidak ada.

Penting Belajar Digital Marketing

Di sinilah pentingnya para pebisnis untuk mempelajari ilmu berjualan online. Salah satunya adalah digital marketing. Secara sederhana digital marketing adalah suatu kegiatan pemasaran atau promosi sebuah produk menggunakan media digital atau internet.

Dengan begitu kita akan lebih memahami seperti apa produk yang disukai, target pasar, bagaimana cara kerja di setiap platform media sosial, membuat strategi pemasaran yang ampuh, dan segala seluk beluk berjualan online. Semua ada ilmunya. Tidak bisa asal-asalan.

Selain itu, fungsi dari media sosial tidak sebatas berjualan. Bisa pula dimanfaatkan untuk memberikan informasi produk, membangun hubungan yang baik dengan konsumen, branding, dan sebagainya.

Digital marketing tentu bisa dipelajari dari mana saja. Bisa mencarinya di google, podcast, atau youtube. Saya pun melakukan hal demikian.

Hanya saja kekurangan dari sumber-sumber tersebut adalah pembelajaran yang kurang lengkap dan tidak sistematis. Terlalu banyak informasi juga malah bisa membuat kita bingung sendiri.

Online course menurut saya bisa dijadikan sebagai solusi kalau kita memang serius ingin mempelajari digital marketing. Pembelajaran yang disajikan di online course lebih tersistematis sehingga kita tahu harus memulai dari mana. Yang paling penting juga, biasanya akan ada mentor sehingga bisa bertanya langsung. Ini berbeda jika belajar di media yang lain.

Tidak perlu bingung mencari di mana online course yang baik. Muslim Creator Class bisa menjadi alternatif tempat belajar digital marketing yang bagus namun dengan biaya terjangkau.

Bahkan kita bisa sekalian mempelajari optimasi instagram agar akun jualan kita terlihat professional sehingga calon konsumen yakin membeli. Dan juga belajar copywriting yaitu teknik menulis agar pembaca tertarik untuk membeli produk.

Semua materi pendukung kemajuan bisnis tersebut sudah lengkap dalam satu paket. Informasi bisa dilihat di sini.

Semoga membantu perkembangan bisnis kawan-kawan semua.

0Shares
Muhammad Noor Fadillah

Menyelesaikan pendidikan S1 Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Memiliki ketertarikan di bidang manajemen, marketing, dan penulisan. Suka menulis berbagai hal. Mulai dari sastra, jurnalistik, ekonomi, bisnis, dan marketing. Telah menerbitkan 2 buku, 1 ebook, dan banyak tulisan lainnya yang tersebar di koran, media online, blog, dan platform lainnya.

Satu Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *