Alasan Kenapa Semua Orang Perlu Belajar Desain

Sejak SMA saya sudah mengenal dan belajar desain grafis di lab. komputer sekolah saya. Sebagai materi dalam mata pelajaran, saya mempelajarinya hampir tiap pekan. Meski begitu, saya sebenarnya tidak terlalu tertarik.

Saya merasa desain bukan kesukaan atau fashion saya. Jadi saya tidak terlalu serius mempelajarinya. Sekarang ini bahkan saya sudah tidak ingat lagi ilmunya. Saat itu saya belajar memang agar nilai di rapot tidak jelek saja.

Setelah memasuki dunia perkuliahan, ternyata saya kembali harus bersinggungan dengan desain grafis. Saat itu saya bergabung di sebuah organisasi. Di sana kebetulan ada pelatihan desain grafis. Mau tak mau saya harus mengikutinya agar program kerja tersebut bisa berjalan dengan banyak peserta. Begitu katanya.

Suatu ketika saya kemudian ditunjuk menjadi koordinator divisi media di organisasi saya tadi. Tugas utamanya adalah membuat konten yang akan diposting di sosial media. Katanya saya dipilih karena salah satunya saya bisa menulis.

Dalam pelaksanaannya, menulis saja nyatanya tidak cukup. Saya juga dituntut membuat desain utamanya untuk diposting di media sosial. Karena sudah diamanahkan demikian, akhirnya saya memutuskan mulai belajar membuat desain dengan senior di organisasi.

Awalnya saya masih tidak terlalu suka membuat desain. Entah apa penyebabnya. Saya masih merasa bahwa ini bukan fashion saya.

Namun lama kelamaan saya mulai menyukainya. Mungkin karena sudah keseringan membuat desain. Kalau kata orang, jatuh cinta bisa terjadi kalau sering bertemu (hehe)

Seiring berjalannya waktu, saya akhirnya menyadari bahwa memiliki kemampuan desain ternyata sangatlah penting. Saya benar-benar merasakan sendiri manfaatnya. Dalam banyak hal, kemampuan ini sangat diperlukan.

Misalnya ketika saya bersama teman-teman membangun bisnis. Di sini kemampuan skill saya sangat diperlukan untuk keperluan membuat poster, konten di media sosial, dan sebagainya.

Sayangnya kemampuan desain saya saat itu masih pas-pasan. Desain yang saya buat terlihat biasa sehingga promosi kami belum maksimal. Sementara kalau ingin menggunakan jasa orang lain akan memakan biaya. Di situ saya mulai menyesal mengapa dulu tidak serius belajar desain.

Hal yang sama saya alami kembali ketika bekerja. Sebenarnya tugas saya lebih ke arah administrasi dan operasi kantor. Namun karena saya bekerja di start-up yang masih baru dengan sedikit karyawan, saya juga diminta membantu di bidang lain. Nah salah satunya adalah membuat poster promosi.

Mendapat tugas itu jelas membuat saya khawatir. Saya berpikir apakah poster yang saya buat nanti akan menarik? Atau jangan-jangan jelek?

Kalau sampai jelek di mata orang-orang pastinya akan berpengaruh terhadap merek usaha kami. Ini tentu menjadi tugas berat. Tapi karena tidak punya pilihan lain, ya apa boleh buat.

Sampai di sini saya semakin menyadari bahwa bisa mendesain itu penting sekaligus juga menyesal karena kemampuan desain saya hanya sedikit. Andaikan saya lebih dulu punya skill desain yang mumpuni, pastilah saat itu akan sangat berguna sekali. Penyesalan memang selalu datang di akhir ya.

Bagaimana Sekarang?

Sejak mengetahui dan merasakan sendiri pentingnya memiliki kemampuan desain grafis, saya perlahan belajar lagi untuk meningkatkan skill. Sekarang ini terutama di masa pandemi, saya sering ikut pelatihan online atau e-course yang sudah banyak tersedia. Bahkan saya tak ragu jika harus mengeluarkan biaya untuk belajar.

Menurut saya kemampuan desain sebaiknya dikuasai oleh siapapun dan apapun pekerjaannya. Bukan hanya untuk mereka yang berprofesi sebagai desainer grafis.

Seorang penulis misalnya perlu belajar desain agar bisa membuat cover bukunya, terutama jika menulis indie atau di platform. Begitu juga dengan youtuber untuk keperluan membuat thumbnail, content creator di media sosial, pebisnis, marketer, dan masih banyak lagi. Bahkan untuk sekadar membuat ucapan idul fitri atau mengedit foto saja kita perlu kemampuan desain, bukan?

Karena itulah saya menyarankan untuk belajar skill desain. Sebelum mengalami penyesalan seperti saya dulu, ada baiknya jika kamu belajar sedini mungkin. Belajar desain itu perlu waktu. Semakin cepat memulai semakin cepat pula kita akan merasakan manfaatnya.

Bagi kamu yang mau belajar, tidak perlu pusing. Di sini saya rekomendasikan satu tempat belajar yang menurut saya sangat bagus namun dengan harga yang terjangkau. Pembelajarannya bersifat online sehingga tidak akan ada kendala jarak dan bisa diakses kapan saja. Saya sudah mencobanya sendiri dan Alhamdulillah perlahan kemampuan mendesain saya semakin meningkat.

Cek saja infonya di sini. Semoga bermanfaat.

0Shares
Muhammad Noor Fadillah

Menyelesaikan pendidikan S1 Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Memiliki ketertarikan di bidang manajemen, marketing, dan penulisan. Suka menulis berbagai hal. Mulai dari sastra, jurnalistik, ekonomi, bisnis, dan marketing. Telah menerbitkan 2 buku, 1 ebook, dan banyak tulisan lainnya yang tersebar di koran, media online, blog, dan platform lainnya.

161 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *